23-10-2026
WIB
Admin Kelurahan Sroyo
10-09-2025
Sroyo, 10 September 2025 – Pemerintah Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, menggelar rembug stunting pada Rabu (10/9/2025) di kantor desa sroyo. Kegiatan ini dihadiri Camat Jaten, perangkat desa, BPD, LPMD, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat, dengan agenda utama konsolidasi data, identifikasi penyebab stunting, serta penyusunan rencana kegiatan pencegahan.
Musyawarah dipimpin oleh Kepala Desa Sroyo H. Yulianto, ST, dengan notulen Eko Marwanto, S.Sos (Sekretaris Desa). Narasumber yang hadir antara lain Juli Padmi Handayani, S.Sos., M.M (Camat Jaten), Sri Lestari, S.KM., M.Kes (Kepala Puskesmas Jaten II), Maria Ulfa, A.Md.Keb (Bidan Desa), dan Umi Mahmudah (KPM).
Dalam pemaparan data dari Puskesmas, tercatat:
Sementara dari bidan desa dan KPM dilaporkan terdapat 7 ibu hamil berisiko stunting serta 20 balita stunting, dengan program PMT akan dilaksanakan pada akhir September 2025.
Musyawarah mengidentifikasi sejumlah penyebab stunting, di antaranya kesalahan pola asuh, penyakit penyerta, pemberian pola makan yang kurang tepat, kondisi ekonomi keluarga, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Sebagai tindak lanjut, peserta forum menyepakati beberapa usulan kegiatan, yakni penyuluhan pola asuh, penyuluhan PHBS, pemberian PMT bagi balita dan ibu hamil risiko tinggi, kelas ibu hamil, serta penyediaan alat kesehatan seperti stik pemeriksaan HB untuk posyandu remaja.
Untuk memastikan keberlanjutan program, musyawarah menunjuk tiga perwakilan forum, yaitu Umi Mahmudah (KPM), Trisna Nur Khasanah (Kader Kesehatan), dan Diyah Ambarwati (Ketua TP PKK).
Melalui forum ini, Pemerintah Desa Sroyo menegaskan komitmennya dalam pencegahan stunting sebagai langkah penting meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.